Nasional

Polisi Jerat Fakarich dengan Pasal Berlapis, Ancamannya Hukuman 20 Tahun Penjara

Tersangka kasus Binomo Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich dijerat dengan pasal berlapis. Dia juga terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dalam kasus tersebut. Demikian disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan.

Adapun dia disangkakan dengan pasal terkait dugaan penipuan hingga pencucian uang. "Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," ujar Whisnu saat dikonfirmasi, Selasa (5/4/2022). Dijelaskan Whisnu, Fakarich diduga melanggar Pasal 45Aayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Adapun beleid pasal itu mengenai penyebaran berita bohong. Lalu, pasal 378 KUHP tentang dugaan kasus penipuan dan Pasal 3 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Whisnu menerangkan penyidik Polri juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti.

Di antaranya, ponsel hingga akun Binomo milik Fakarich. "Sita1 lembar print out akun binpatner, sita 1 lembar print out akun Binomo, sita 1 buah unit handphone Samsung model Galaxy Z Fold, sita 1 buah flashdisk merk sandisk 32 Gb dan sita Akun binpatner milik tersangka," pungkasnya. Sebagai informasi, Bareskrim Polri menetapkan perekrut affiliator Binomo sekaligus Guru Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich sebagai tersangka kasus Binomo.

Selain itu, dia juga langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Fakarich ditahan selama 20 hari ke depan. Dia ditahan karena khawatir melarikan diri dan menghilangkan barang bukti dalam kasus Binomo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.