Bisnis

Wamenparekraf Ungkap Empat Peluang Peningkatan Pariwisata Nusantara

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengungkap adanya empat peluang untuk meningkatkan sektor pariwisata di Nusantara. Angela menjelaskan pentingkanya para pelaku pariwisata disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga pembatasan tidak perlu dilakukan karena kenaikan kasus. "Pelaku pariwisata juga harus pandai pandai melihat potensi demand dan value yang diberikan kepada turis domestik sehingga bisa bersaing dan tetap berkualitas," kata Angela dalam tayangan virtual, Kamis (13/1/2022).

Secara umum, ucap Angela, ada empat peluang untuk peningkatan pariwisata Nusantara kedepannya. Pertama, dengan peningkatan belanja dari masing masing turis domestik dengan cara memberikan produk produk ekonomi kreatif, seperti kuliner, fashion, griya dan berbagai layanan ekonomi kreatif seperti fotografi, travel, videografi, serta pertunjukkan seni. "Kedua, peningkatan jumlah frekuensi pelaku perjalanan domestik dengan event event yang bisa menarik turis dan juga mengambil potensi orang Indonesia yang ke luar negeri untuk berwisata di Indonesia saja," tutur Angela. Yang ketiga, penggunaan digital untuk meningkatkan ketertarikan dari pada produk Indonesia dan juga akses pemasaran yang lebih luas untuk produk pariwisata, produk ekonomi kreatif, dan event.

"Digitalisasi ini memberikan kemudahan kepada turis domestik dalam perjalanan mereka," tutur Angela. Yang terakhir adalah penerapan CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) pada penerapan destinasi wisata, sehingga ramah lingkungan mementingkan kebersihan, kesehatan, keselamatan bagi pengunjung dan pekerjanya. "Saya yakin pariwisata sangatlah penting dan akan terus berkembang karena populasi kita didominasi oleh anak anak muda yang masih ingin berpetualang, mencoba hal hal baru dan tentunya berpariwisata," imbuh Angela.

Leave a Reply

Your email address will not be published.